Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #7 Masyarakat Pedesaan & Perkotaan

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Nama Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

I. Masyarakat Perkotaan

-> Pengertian Masyarakat
Masyarakat (yang diterjemahkan dari istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup atau sebaliknya, dimana kebanyakan interaksi adalah antara individu-individu yang terdapat dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” berakar dari bahasa Arab, musyarakah. Arti yang lebih luasnya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah kelompok atau komunitas yang interdependen atau individu yang saling bergantung antara yang satu dengan lainnya. Pada umumnya sebutan masyarakat dipakai untuk mengacu sekelompok individu yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Sumber: Terimakasih kepada http://sosialsosiologi.blogspot.com/2012/12/definisi-masyarakat.html

-> Syarat menjadi masyarakat
Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpulan manusia bisa disebut sebagai masyarakat.
1. Ada sistem tindakan utama.
2. Saling setia pada sistem tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
4. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi manusia.

-> Pengertian Masyarakat Perkotaan
Masyarakat perkotaan sering disebut urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.

-> Dua tipe masyarakat
1. Masyarakat paksaan, misalnya Negara, masyarakat tawanan, dan lain-lain
2. Masyarakat merdeka, yang terbagi dalam :
a. Masyarakat nature, yaitu masyarakat yang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yagn bertalian dengan hubungan darah atau keturunan
b. Masyarakat kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya

-> Ciri-ciri Masyarakat Kota
Ciri-ciri masyarakat kota, diantaranya:
1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung padaorang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
3. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
5. Interaksi yang terjadi lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan dari pada faktor pribadi.
6. Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
7. Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.

Sumber: terimakasih kepada http://celoteh-galang.blogspot.com/2012/11/masyarakat-pedesaan-masyarakat-perkotaan.html

II. Masyarakat Pedesaan

-> Pengertian Desa
Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan sendiri.
Masyarakat pedesaan ditandai dengan kepemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yang sangat kuat yang hakekatnya.

Sumber: Terimakasih kepada http://celoteh-galang.blogspot.com/2012/11/masyarakat-pedesaan-masyarakat-perkotaan.html

-> Ciri-ciri Desa
Secara umum pedesaan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

a.Kehidupan masyarakatnya sangat erat dengan alam.
b.Pertanian sangat bergantung pada musim.
c.Desa merupakan kesatuan sosial dan kesatuan kerja.
d.Struktur perekonomian bersifat agraris.
e.Hubungan antarmasyarakat desa berdasarkan ikatan kekeluargaan yang erat (gemmeinschaft).
f.Perkembangan sosial relatif lambat dan sosial kontrol ditentukan oleh moral dan hukum informal.
Norma agama dan hukum adat masih kuat.

Sumber: Terimakasih kepada http://ronnytriasmara.wordpress.com/2012/11/21/ciri-ciri-desa/

-> Unsur-unsur Desa
a. Daerah/wilayah yang merupakan tempat tinggal dan tempat beraktivitas.
b. Penduduk adalah terkait dengan kualitas dan kuantitas.
c. Tata kehidupan atau aturan–aturan yang berhubungan langsung dengan keadaan masyarakat dan adat istiadat setempat.

Sumber: Terimakasih kepada http://pinterdw.blogspot.com/2012/03/unsur-unsur-desa.html

-> Fungsi Desa

Fungsi-fungsi desa, yakni :

a. Desa sebagai hinterland (pemasok kebutuhan bagi kota)
b. Desa merupakan sumber tenaga kerja kasar bagi perkotaan
c. Desa merupakan mitra bagi pembangunan kota
d. Desa sebagai bentuk pemerintahan terkecil di wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia

Sumber: Terimakasih kepada http://rinesaa.blogspot.com/2012/11/klasifikasi-desa.html

III. Perbedaan Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan
Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan (rural community) dan masyarakat perkotaan (urban community). Menurut Soekanto (1994), per-bedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat sederhana, karena dalam masyarakat modern, betapa pun kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan, pada hakekatnya bersifat gradual.
Kita dapat membedakan antara masyarakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, dengan fungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan “berlawanan” pula. Perbedaan ciri antara kedua sistem tersebut dapat diungkapkan secara singkat menurut Poplin (1972) sebagai berikut:

- Masyarakat Pedesaan
1.Perilaku homogen
2.Perilaku yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
3.Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan status .
4.Isolasi sosial, sehingga statik
5.Kesatuan dan keutuhan kultural
6.Banyak ritual dan nilai-nilai sakral
7. Kolektivisme

- Masyarakat Kota:
1. Perilaku heterogen
2.Perilaku yang dilandasi oleh konsep pengandalan diri dan kelembagaan
3.Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan fungsi
4.Mobilitassosial,sehingga dinamik
5.Kebauran dan diversifikasi kultural
6.Birokrasi fungsional dan nilai-nilaisekular
7.Individualisme

Sumber: Terimakasih kepada http://celoteh-galang.blogspot.com/2012/11/masyarakat-pedesaan-masyarakat-perkotaan.html

IV. Cerita tentang Kampung Halaman
Sampai sekarang, setiap saya ditanya dimana kampung halaman saya, saya selalu jawab “Nggak punya kampung.” sambil tertawa. Karena saya lahir di Jakarta pada tahun 1995 lalu saya pindah pada tahun 2000 dan tinggal sampai sekarang di Bekasi. “Kampung halaman” itu sendiri menurut saya identik dengan tempat nan-jauh dari tempat seseorang tinggal, dan hanya dikunjungi, paling tidak, setahun sekali pada momen liburan. Bagaimana dengan saya? Jelas, kata “kampung halaman” tidak terlalu pas untuk diaplikasikan ke saya. Karena, Jakarta tidak jauh dari Bekasi dan saya seringkali bulak-balik Jakarta. Tetapi, karena definisi “kampung halaman” mengarah kepada “tempat dimana seseorang tinggal”, maka saya akan menuliskan beberapa hal tentang kampung halaman saya, Jakarta:

1. Kampung halaman saya merupakan ibukota negeri dimana saya berasal, Indonesia. :)
2. Hampir seluruh kerabat keluarga dari Ibu saya tinggal di kampung halaman saya.
3. Saya sangat suka dengan makanan khas kampung halaman saya, yakni Kerak Telor.
4. Di kampung halaman saya terdapat “menara Eiffel-nya Indonesia” yaitu Tugu Monas.
5. Salah satu tempat rekreasi favorit keluarga terdapat di kampung halaman saya. Ancol namanya.
6. Kampung halaman saya sering disebut-sebut sebagai “tempat mengadu nasib” oleh orang-orang yang berasal dari kampung halamannya.
7. Kampung halaman saya dipenuhi dengan mall-mall dibanding pohon-pohon yang rindang, yang dimana hal yang baru saja saya tulis membawa saya ke poin terakhir tentang kampung halaman saya…
8. Kampung halaman saya sangat identik dengan macet dan banjir

Terimakasih. :)

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #6 Pelapisan Sosial

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Nama Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

I. PELAPISAN SOSIAL

-> Pengertian Pelapisan Sosial
Pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.
Pelapisan sosial merupakan perbedaan tinggi dan rendahnya kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompoknya, bila dibandingkan dengan posisi seseorang maupun kelompok lainnya. Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang

-> Terjadinya Pelapisan Sosial
1. Terjadi dengan sendirinya.
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orang yagn menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdaarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena sifanya yang tanpa disengaja inilah maka bentuk pelapisan dan dasar dari pada pelaisan ini bervariasi menurut tempat, waktu dan kebudayaan masyarakat dimanapun sistem itu berlaku. Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya, maka kedudukan seseorang pada suatu strata tertentu adalah secara otomatis, misalnya karena usia tua, karena pemilikan kepandaian yang lebih, atau kerabat pembuka tanah, seseorang yang memiliki bakat seni, atau sakti.

2. Terjadi dengan disengaja
Sistem palapisan ini disusun dengan sengaja ditujuan untuk mengejar tujuan bersama. Didalam pelapisan ini ditentukan secar jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaanini, maka didalam organisasi itu terdapat peraturan sehingga jelas bagi setiap orang yang ditempat mana letakknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam organisasi baik secar vertical maupun horizontal.sistem inidapat kita lihat misalnya didalam organisasi pemeritnahan, organisasi politik, di perusahaan besar. Didalam sistem organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem ialah :
a. Sistem fungsional : merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat, misalnya saja didalam organisasi perkantoran ada kerja sama antara kepala seksi, dan lain-lain
b. Sistem scalar : merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas (vertikal)

-> Perbedaan Sistem Pelapisan dalam Masyarakat
1) Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
Dalam sistem ini, pemindahan anggota masyarakat kelapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal istimewa. Di dalam sistem yang tertutup, untuk dapat masuk menjadi dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Di India, sistem ini digunakan, yang masyarakatnya mengenal sistem kasta. Sebagaimana yang kita ketahui masyarakat terbagi ke dalam :
>Kasta Brahma : merupakan kasta tertinggi untuk para golongan pendeta;
>Kasta Ksatria : merupakan kasta dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua;
>Kasta Waisya : merupakan kasta dari golongan pedagang;
>Kasta sudra : merupakan kasta dari golongan rakyat jelata;
Paria : golongan bagi mereka yang tidak mempunyai kasta. seperti : kaum gelandangan, peminta,dsb.

2) Sistem pelapisan masyarakat yang terbuka
Stratifikasi ini bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar. Setiap anggota strata dapat bebas melakukan mobilitas sosial, baik vertikal maupun horisontal. Contoh:
- Seorang miskin karena usahanya bisa menjadi kaya, atau sebaliknya.
- Seorang yang tidak/kurang pendidikan akan dapat memperoleh pendidikan asal ada niat dan usaha.

3) Sistem pelapisan social campuran
Stratifikasi sosial campuran merupakan kombinasi antara stratifikasi tertutup dan terbuka. Misalnya, seseorang yang berasal dari Bali berkasta Brahmana mempunyai kedudukan terhormat di Bali, namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh, ia memperoleh kedudukan rendah. Maka, ia harus menyesuaikan diri dengan aturan kelompok masyarakat di Jakarta.

II. KESAMAAN DERAJAT

-> Kesamaan Derajat
Persamaan derajat adalah persamaan yang dimiliki oleh diri pribadi kepada diri orang lain ataupun masyarakat,biasanya persamaan derajat itu dapat dinyatakan dengan Hak Asasi Manusia yang telah diatur dalam Undang-Undang.

Sumber: Terimakasih kepada sirjordi.wordpress.com

-> Pasal-pasal mengenai Kesamaan Hak
Ada empat pasal yang memuat ketentuan tentang hak asasi manusia yakni pasal 27,28,29 dan 31:
1. Pasal 27 ayat 1 menetapkan bahwa ;Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan Pemerintahan dan wajib menjujung hukum dan pemerintahan tanpa kecuali.
2. Pasal 27 Ayat 2 ; hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
3. Pasal 28 ; kemerdekaan berserikat dan berkumpul , mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan oleh Undang-Undang.
4. Pasal 29 ayat 2 ; Kebebasan asasi untuk memeluk agama bagi penduduk yang dijamin oleh negara.
5. Pasal 31 ; (1) tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran (2) pemerintah mengusahakan dan menyelnggarakan suatu sistem pengajaran nasional , yang diatur dengan Undang-Undang.

III. MASSA

-> Pengertian Massa
Istilah massa digunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spotnan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd, tetapi yang secara fundamental berbeda dalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku misal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oleh beberapa peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebgai dibertakan dalam pers atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas.

-> Ciri-ciri Massa
Ciri-ciri massa ada 3, yaitu:
1. Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tingkat kemakamuran atau kebudayaan yang berbeda-beda.
2. Massa merupakan kelompok yang anonim, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonim.
3. Sedikit sekali interaksi atau bertukar pengalaman antara anggota-anggotanya.

Sumber untuk poin I-III (kecuali poin II yang pertama): Terimakasih kepada https://taufikhidayah21.wordpress.com/tag/pengertian-pelapisan-sosial/

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #5 Warga Negara dan Negara

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Nama Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

I.
Pengertian Hukum
Hukum adalah sekumpulan peraturan yang berisi perintah dan
larangan yang dibuat oleh pihak yang berwenang sehingga dapat
dipaksakan pemberlakuaanya berfungsi untuk mengatur masyarakat
demi terciptanya ketertiban disertai dengan sanksi bagi
pelanggarnya.

Sumber: Terimakasih kepada Mbah http://www.google.com/

Sifat Hukum dan Ciri-ciri Hukum
- Sifat Hukum:
Hukum mempunyai sifat memaksa. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat memaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya.

- Ciri-ciri Hukum:
1. Adanya perintah atau larangan
2. Perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang. Agar tata tertib dalam masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpelihara dengan baik, perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksa tata tertib itu untuk ditaati yangdisebut hukum, dan siap yang melanggar baik sengaja maupun tidak, dapat dikenakan sanksi yang berupa hukuman.

Sumber: Terimakasih kepada nathaniaseptavy.wordpress.co/tag/sifat-hukum/

Pengertian Negara
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.
Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.

Sumber : Terimakasih kepada Wikipedia

Sifat-sifat Negara
Sifat negara antara lain :
1. Sifat memaksa: Tiap- tiap negara dapat memaksakan kehendaknya, baik melalui jalur
hukum maupun melalui jalur kekuasaan.
2. Sifat monopoli: Setiap negara menguasai hal-hal tertentu demi tujuan negara
tersebut tanpa ada saingan. Negara merupakan wadah yang memungkinkan seseorang dapat
mengembangkan bakat dan potensinya. Negara dapat memungkinkan
rakyatnya maju berkembang melalui pembinaan.

Sumber : Terimakasih kepada belajarhukumindonesia.blogspot.com

Tujuan Negara
Miriam Budiharjo(2010) menyatakan bahwa Negara dapat dipandang
sebagai asosiasi manusia yang hidup dan bekerjasama untuk
mengejar beberapa tujuan bersama. Dapat dikatakan bahwa tujuan
akhir setiap negara adalah menciptakan kebahagiaan bagi rakyatnya.
Sedangkan tujuan Negara Indonesia adalah yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke empat;
- Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
- Memajukan kesejahteraan umum
- Mencerdaskan kehidupan bangsa
- Ikut melaksanakan ketertiban dunia

Sumber: Terimakasih kepada http://sistempemerintahanindonesia.blogspot.in/2013/09/pengertiannegaraunsurfungsitujuan.html?m=1

Perbedaan Pemerintah dengan Pemerintahan
Pemerintah dan pemerintahan mempunyai pengertian yang berbeda. Pemerintah merujuk kepada
organ atau alat perlengkapan, sedangkan pemerintahan menunjukkan bidang tugas atau fungsi. Dalam arti sempit pemerintah hanyalah lembaga eksekutif saja. Sedangkan dalam arti luas, pemerintah mencakup aparatur negara yang meliputi semua organ-organ, badan-badan atau lembaga-lembaga, alat perlengkapan negara yang melaksanakan berbagai kegiatan untuk
mencapai tujuan negara. Dengan demikian pemerintah dalam arti luas adalah semua lembaga negara yang terdiri dari lembagalembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif. Dalam arti sempit pemerintahan adalah segala kegiatan, fungsi, tugas dan kewajiban yang dijalankan oleh lembaga eksekutif untuk mencapai tujuan negara.
Pemerintahan dalam arti luas adalah segala kegiatan yang terorganisir yang bersumber pada kedaulatan dankemerdekaan, berlandaskan pada dasar negara, rakyat atau penduduk dan wilayah negara itu demi tercapainya tujuan negara.

Sumber: Terimakasih kepada http://dimasmelodi.blogspot.com/2011/10/pengertianperbedaanpemerintahdengan.html?m=

II.
Pengertian Warga Negara
Secara umum Warga mengandung arti peserta atau anggota dari suatu organisasi perkumpulan, jadi secara sederhana warga Negara diartikan sebagai anggota dari suatu Negara. Istilah warga Negara merupakan terjemahan kata citizen(inggris). Kata citizen secara etimologis berasal dari bangsa romawi yang pada waktu itu berbahasa latin, yaitu kata “civis ” atau “civitas ” yang berarti
anggota warga dari citystate. Selanjutnya kata ini dalam bahasa Prancis diistilahkan “citoyen” yang bermakna warga dalam “cite” (kota yang memiliki hakhak
terbatas.

Pasal-pasal yang tercantum dalam UUD 1945 tentang hak dan kewajiban Warga Negara
- “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2)
- “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.” (pasal 28A).
- Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan
melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).
- Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang”
- Hakuntuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan
kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)
- Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).
- Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta
perlakuan yang sama di depan hukum. (pasal 28D ayat 1).
- Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan
apapun. (pasal 28I ayat 1)
- Pasal 28J ayat 2: “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk
kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undangundang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”
- Pasal 30 ayat (1) UUD 1945: “tiaptiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha
pertahanan dan keamanan negara.”
- Pasal 26, ayat (1) yang menjadi warga negara adalah orangorang bangsa Indonesia asli dan orangorang bangsa lain yang disahkan dengan undangundang sebagai warga negara. Dan pada ayat (2), syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undangundang.
- Pasal 27, ayat (1) segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam
hukum dan pemerintahannya, wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pada ayat (2), tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
- Pasal 28, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, dan sebagainya ditetapkan dengan undangundang.
- Pasal 30, ayat (1), hak dan kewajiban warga negara untuk
ikut serta dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menyatakan
pengaturan lebih lanjut diatur dengan undangundang.

Sumber: Terimakasih kepada http://nurulhaj19.wordpress.com/hakdankewajibanwarganegaraindonesia/

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #4 Pemuda dan Sosialisasi

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Nama Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

Pengertian Pemuda
Pemuda diidentikkan dengan kaum muda yang merupakan generasi
bangsa, yang akan menentukan perubahan-perubahan dimasa yang
akan datang. Sebagai seorang mahasiswa/mahasiswi kita adalah
pemuda yang memiliki intelektual yang dapat berpikir demi perubahan
dan kemajuan negara ini. Telah kita ketahui bahwa pemuda atau
generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan
dengan masalah nilai. hal ini merupakan pengertian idiologis dan
kultural daripada pengertian ini. Di dalam masyarakat pemuda
merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita
perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya
karma pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa
yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.
Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus
Webstersnya sebagai “the time of life between childhood and
maturity; early maturity; the state of being young or immature or
inexperienced; the freshness and vitality characteristic of a young
person”. Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemuda adalah sebuah kehidupan
yang berdiri direntang masa kanak-kanak dan masa dewasa dimasa
inilah seorang pemuda bersifat labil, kontrol emosi dan kstabilan
pendirian masih bisa dipengaruh oleh pihak luar.
Dalam kehidupannya seorang pemuda dituntut dapat bersosialisasi
dengan masyarakat lainnya. Proses sosialisasi pemuda didefinisikan
proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri.
Proses sosialisasi sebenarnya berawal dari dalam keluarga. Melalui
proses sosialisasi, individu (pemuda) akan terwarna cara berpikir dan
kebiasaan-kebiasaan hidupnya dengan proses sosialisasi, individu
menjadi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku ditengah-tengah
masyarakat dan lingkungan budayanya.Sesuai dengan pepatah lama
semakin banyak dilihat semakin banyak dirasa. Jadi pengalaman
adalah hal yang dibutuhkan seorang pemuda bisa bertindak dan
mengasah pola pikirnya untuk perubahan yang akan datang.

Sumber: Terimakasih kepada celoteh-galang.blogspot.com

Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media
pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir
agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun
sebagai anggota masyarakat. Berikut pengertian sosialisasi menurut
para ahli :
1. Charlotte Buhler
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir
kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya.
2. Peter Berger
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta
memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya
3. Paul B. Horton
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya.
4. Soerjono Soekanto
Sosialisasi adalah proses mengkomunikasikan kebudayaan kepada warga masyarakat yang baru.

Proses Sosialisasi
Proses sosialisasi adalah cara-cara berhubungan orang perseorang dan kelompok-
kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem, serta bentuk-bentuk hubungan. Atau sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupanbersama yang mencakup berbagai aspek kehidupan.Menurut Prof. Dr. Soerjono Soekamto di dalam Pengantar sosiologi, interaksi sosial merupakan kunci semua kehidupan sosial. Dengan tidak adanya komunikasi ataupun interaksi antar satu sama lain maka tidak mungkin ada kehidupan bersama. Jika hanya fisik yang saling berhadapan antara satu sama
lain tidak dapat menghasilkan suatu bentuk kelompok sosial yang dapat saling berinteraksi. Maka dari itu dapat disebutkan bahwa interaksi merupakan dasar dari suatu bentuk proses sosial karena tanpa adanya interaksi sosial, maka kegiatan-kegiatan antar satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.
Sedangkan menurut George Herbert Mead berpendapat bahwa sosialisasi yang
dilalui seseorang dapat dibedakan melalui tahap-tahap sebagai berikut :
- Tahap persiapan (Preparatory Stage )
- Tahap meniru ( Play Stage )
- Tahap siap bertindak ( Game Stage ),
- Tahap penerimaan norma kolektif (Generalized Stage/Generalized other)

Peranan Sosial Mahasiswa dan Pemuda di Masyarakat
Peranan sosial mahasiswa dan pemuda di masyarakat, kurang lebih sama dengan peran warga yang lainnnya di masyarakat. Mahasiswa mendapat tempat istimewa karena mereka dianggap kaum intelektual yang sedang menempuh pendidikan. Pada saatnya nanti sewaktu mahasiswa lulus kuliah, ia akan mencari kerja dan menempuh kehidupan yang relatif sama dengan warga yang lain.
Secara tak sadar namun perlahan tapi pasti, para generasi muda dihinggapi dengan idiologi baru dan perilaku umum yang mendidik mereka menjadi bermental instan dan bermental bos. Pemuda menjadi malas bekerja dan malas mengatasi kesulitan, hambatan
dan proses pembelajaran tidak diutamakan sehingga etos kerja jadi lemah.
Sarana tempat hiburan tumbuh pesat bak “jamur di musim hujan”
arena billyard, playstation, atau arena hiburan ketangkasan lainnya, hanyalah tempat bagi anak-anak dan generasi muda membuang waktu secara percuma karena menarik perhatian dan waktu mereka yang semestinya diisi dengan lebih banyak untuk belajar, membaca buku di perpustakaan, berorganisasi atau mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih positif.
Peran pemuda yang seperti ini adalah peran sebagai konsumen saja, pemuda dan mahasiswa berperan sebagai “penikmat” bukan yang berkontemplasi (pencipta karya). Dapat ditambahkan disini persoalan NARKOBA yang dominan terjadi di kalangan generasi muda yang memunculkan kehancuran besar bagi bangsa Indonesia.

Sumber: Terimakasih kepada https://ciptadestiara.wordpress.com/category/peranan-sosial-pemuda-dalam-masyarakat/

Tujuan Sosialisasi
Sosialisasi sebagai proses sosial mempunyai tujuan sebagai berikut,
1. Memberi keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk
melangsungkan kehidupan seseorang kelak di tengah-tengah
masyarakat.
2. Menambah kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien.
3. Membantu pengendalian fungsi organik yang dipelajari melalui
latihan mawas diri.
4. Membiasakan individu dengan nilai-nilai dan kepercayaan pokok
yang ada pada masyarakat.
5. Untuk mengetahui lingkungan alam sekitar.
6. Untuk mengetahui lingkungan sosial, tempat individu bertempat
tinggal termasuk lingkungan sosial yang baru.
7. Untuk mengetahui nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dalam
masyarakat.
8. Untuk mengetahui lingkungan sosial budaya suatu masyarakat.

Sumber: Terimakasih kepada http://mazwaly.wordpress.com/2013/03/30/tujuan-dan-fungsi-sosialisasi/

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #3 Pertumbuhan Penduduk

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Nama Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

A1. PENGERTIAN INDIVIDU
–> Individu adalah manusia perseorangan.

A2. PENGERTIAN PERTUMBUHAN
–> Pertumbuhan penduduk adalah :“terjadinya perubahan jumlah penduduk disuatu wilayah, baik bertambah maupun berkurang.”
Pertumbuhan penduduk adalah :
perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran.Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia.

A3. Faktor-faktor Pertambahan Penduduk
Pertambahan penduduk pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor – faktor demografi sebagai berikut :
1. kematian (Mortalitas)
> Faktor pendukung kematian adalah:
- sarana kesehatan yang kurang memadai;
- rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan;
- terjadinya berbagai bencana alam;
- terjadinya peperangan;
- terjadinya kecelakaan lalu lintas dan industry;
- tindakan bunuh diri dan pembunuhan.

> Faktor Penghambat Kematian adalah:
- lingkungan hidup sehat;
- fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap;
- ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain;
- tingkat kesehatan masyarakat tinggi;
-semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.

2. kelahiran (Natalitas)
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk.Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas).

> Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain:
• kawin pada usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu;
• anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua;
• anggapanbahwa banyak anak banyak rejeki;
• anak menjadi kebanggaan bagi orang tua;
• anggapan bahwa penerus keturunan adalah anak laki-laki, sehingga bila belum ada anak laki-laki, orang akan ingin mempunyai anak lagi.

> Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas), antara lain:
• Adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak.
• Adanya ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun.
• Anggapan anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
• Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2.
•Penundaaan kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan.

3. migrasi (Mobilitas).
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu:
1. persediaan sumber daya alam;
2. lingkungan sosial budaya;
3. potensi ekonomi;

sumber: Terimakasih kepada http://owldizzy.blogspot.com/2012/05/makalah-tentang-pertumbuhan-penduduk.html

B1. Pengertian Keluarga
–> Keluarga adalah susunan orang-orang yang disatukan oleh ikatan-ikatan perkawinan, darah atau adopsi. Pertalian antara suami dan istri adalah perkawinan dan hubungan antara orang tua dan anak biasanya adalah darah atau kadangkala adopsi

B2. FUNGSI KELUARGA

a. Fungsi Agama
–> Keluarga dikembangkan untuk mampu menjadi wahana yang pertama dan utama untuk membawa seluruh anggotanya melaksanakan ibadah dengan penuh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME.

b. Fungsi Sosial & Budaya
–> Keluarga dikembangkan menjadi wahana untuk melestarikan budaya nasional yang luhur dan bermartabat.

c. Fungsi Cinta & Kasih Sayang
–> Keluarga menjadi wahana pertama dan utama untuk menumbuhkan cinta kasih antar sesama anggotanya, antar ortu dengan pasangannya, antar anak dengan ortu dan sesama anak sendiri.

d. Fungsi Perlindungan
–> Keluarga menjadi pelindung yang pertama, utama dan kokoh dalam memberikan kebenaran dan keteladanan kepada anak-anak dan keturunannya.

e. Fungsi reproduksi
–> Keluarga menjadi pengatur reproduksi keturunan secara sehar dan berencana, sehingga anak-anak yang dilahirkan menjadi generasi penerus yang berkualitas.

f. Fungsi Sosialisasi & Pendidikan
–> Keluarga berfungsi sebagai sekolah dan guru yang pertama dan utama dalam mengantarkan anak-anaknya untuk menjadi panutan masyarakat luas dan dirinya sendiri.

g. Fungsi Ekonomi
–> Keluarga menyiapkan dirinya untuk menjadi suatu unit yang mandiri dan sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan batinnya dengan penuh kemandirian.

h. Fungsi Lingkungan
–> Keluarga siap dan sanggup untuk memelihara kelestarian lingkungan untuk memberikan yang terbaik kepada anak cucunya dimasa yang akan datang.

sumber: Terimakasih kepada http://www.academia.edu/6731324/8_Fungsi_Keluarga

B3. TENTANG KELUARGA
–> Saya anak kedua dari tiga bersaudara. Saya mempunyai seorang kakak perempuan yang jarak umurnya berbeda 8 tahun dan seorang adik laki-laki yang jarak umurnya berbeda 10 tahun. Ayah saya asli Medan, sedangakan Ibu saya asli Jakarta. Keluarga ayah saya bisa dibilang keluarga yang besar karena ayah saya anak ke 7 dari 10 bersaudara. Sedangkan Ibu saya terlahir sebagai anak pertama dari 3 bersaudara.

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #2 Perkembangan Penduduk

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Nama Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

PERKEMBANGAN PENDUDUK

1. TABEL PERTUMBUHAN PENDUDUK
–> Attachment:
Rizma Bunga – Tabel Pertumbuhan Penduduk

2. PENGERTIAN MIGRASI
–> Migrasi adalah perpindahan dari suatu tempat (suatu negara atau kota atau desa) ke tempat lain (negara atau kota atau desa lain)

3. MACAM-MACAM MIGRASI
–> Migrasi Internasional dibagi menjadi tiga , yaitu :

Imigrasi => Masuknya penduduk ke suatu negara
Emigrasi => Keluarnya penduduk ke negara lain
Remigrasi => Kembalinya penduduk ke negara

Kedua , Migrasi Nasional dibagi menjadi empat , yaitu :

Urbanisasi => Dari Desa ke Kota
Transmigrasi => Dari Pulau ke Pulau
Ruralisasi => Dari Kota ke Desa
Evakuasi => Dari tempat yang tidak aman ke tempat yang aman

4. PROSES-PROSES MIGRASI
–> Proses Migrasi

Dengan adanya wilayah yang memiliki suatu nilai lebih maka banyak orang/ penduduk pun yang akan pergi ke wilayah itu dikarenakan di wilayah ia tinggal sudah tidak ada lagi nilai lebihnya untuk berkelangsungan hidupnya
Proses migrasi pun punya cara yaitu:

• Proses migrasi ia menetap di suatu wilayah
• Proses migrasi hanya sementara diwilayah itu sewaktu-waktu ia dapat kembali lagi ke wilayah tempat asalnya
• Hanya sekedar berlibur diwilayah itu

Proses keberangkatan migrasi bisa dilakukan dengan cara-cara tertentu misalkan kalau imigran hanya satu orang bisa melakukannya dengan naik sepeda motor, kalau imigran dengan banyak orang satu keluarga maka bisa melakukannya dengan naik kendaraan roda empat atau juga naik kapal laut itulah yang biasa dilakukan imigaran dalam melakukan migarasi di Negara Indonesia.
Tahun pun makin lama makin berlaju dan proses imigrasi pun menjadi sangat lebih pesat dan perubahan yang terjadi dari mulai tahun yang lalu higga tahu ini sangatlah banyak, pada tahun ini tercatat banyak sekali imigran illegal/gelap yang tidak mendaftarkan dirinya pada sensus penduduk pada kota asalnya balia semua itu terjadi begitu saja tanpa adanya rasa kesadaran maka makin lama akan terjadi kepadatan penduduk akan teradi dan susah menanganinya dikarenakan susahnya mendata para imigran.

sumber no. 3 & 4: Terimakasih kepada http://tonytrisetiawan.blogspot.com/2013/05/pengertian-migrasi-secara-umum.html

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar: Tugas #1 Ilmu Sosial Dasar

Nama : Rizma Bunga Vania
NPM : 18613017
Kelas : 2SA06
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Dosen : Ibu Adhita Anna Syarof

ILMU SOSIAL DASAR

1. PENGERTIAN
–> Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang mempelajari masalah-masalah sosial yang terjadi di kehidupan masyartakat. Dengan ilmu sosial dasar, kita bisa memecahkan masalah-masalah tersebut dengan menggunakan ilmu-ilmu yang telah ada, seperti Sosiologi, Antropologi Sosial, Geologi Sosial, Ekonomi, Ilmu Politik.

2. TUJUAN
–> Tujuan dari Ilmu Sosial Dasar, diantarany:

a. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.

b. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usahamenanggulanginya.

c. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya) secara kritis-interdisipliner.

d. memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.

Sumber: Terimakasih kepada http://ariefsz.blogspot.com/2009/12/isd-pengertian-tujuan-isd-dan-ips.html

How come every cat food product smells so darn good? I wish I had the guts to try some. :( The way I see it.. It’s like KK Krunz.. But for cats..and I guess that’s why I’ve always wanted to taste cat food. ‘cuz Koko Crunch is just hands down the best 👍👍👍

(not a spon post)

View on Path

Softskill Assignment: TOURISM

 Tugas Softskill: KEPARIWISATAAN

Nama         : RizmaBunga Vania

NPM          : 18613017

Kelas          : 1SA06

Dalam tugas Kepariwisataan pertama saya ini, saya akan membahas tentang tempat wisata di dekat rumah saya. Saya tinggal di komplek perumahan Jatiasih, memilih sport club yang terdapat di kawasan Galaxy City karena jarak dari rumah ke tempat tersebut tidak jauh. Sport clubyang saya maksud adalah sport club“TIRTAMAS GALAXY”. Berlokasi di tempat yang  strategis yakni kawasan Grand Galaxy City yang bisa dibilang daerah nongkrong anak Bekasi Selatan dan berada tepat di sebrang Mal Grand Galaxy Park.

Untitled1

Dikarenakan faktor lokasi yang strategis menjadikan Tirtamas sport club tidak pernah sepi pengunjung. Walaupun di hari biasa tetap saja cukup banyak pengunjung yang datang, khususnya ketika hari menjelang sore tiba.Banyak pengunjung berasal dari perumahan Galaxy City sendiri atau warga dari perumahan Vila Nusa Indah, Sakura Regency, dan Pondok Gede Permai atau perumahan di daerah Kalimalang seperti Persada Kemala dan Jaka Permai.Tirtamas sportclub meliputi lapangan indoor badminton dan futsal, gym, dan kolam renang. Dari keempat fasilitas di sport club yang dibuka sekitar 7 tahun yang lalu ini, fasilitas kolam renang di Tirtamas Galaxy adalah yang paling banyak pengunjungnya. Kolam renang di sport club Tirtamas mempunyai water slide dengan bentuk yang unik dengan jarak yang cukup panjang dan ukuran yang agak besar yang biasanya digunakan oleh anak-anak, juga water slide untuk para pengunjung dewasa, hingga ember besar yang jika sudah terisi penuh dengan air akan mengguyur siapapun yang berkumpul dibawahnya.

Selain fasilitas untuk olahraga renang, di lantai pertama terdapat juga fitness centre. Pengunjung bisa melatih kebugaran menggunakan alat-alat yang terdapat di dalamnya.Menuju ke lantai dua Tirtamas sport club, terdapat lapangan indoor yang besar untuk para pencinta olahraga bulutangkis dan futsal. Di setiap fasilitas baik kolam renang, badminton, futsal, dan tempat fitnes disediakan kamar bilas yang cukup untuk menampung belasan pengunjung.

Setelah lelah berolahraga, jika anda tidak membawa bekal dari rumah, terdapat sebuah kafetaria yang menjual minuman dan makanan. Dari mulai nasi goreng, mie goreng, kwetiau, burger, dan makanan ringan. Dari mulai harga Rp. 3000 sampai Rp. 20000 pengunjung bisa kembali meng-charge tenaga dengan membeli makanan yang dijual di kafetaria yang bernama “Paradiso Cafetaria”

Untuk perjalanan menuju kesini,anda tidak perlu khawatir akan jalanan rusak. Di kawasan Grand Galaxy City jalanan sudah diaspal dengan rapi. Akses menuju Tirtamas sport club juga terbilang mudah dan tidak ribet. Jika anda  dari arah Pondok Gede, Komsen, Jatiasih dan sekitarnya bisa menggunakan angkutan transportasi yaitu angkot yang bertuliskan “02” dan cukup membayar Rp. 3000 sampai ke Komplek Perumahan Pondok Mitra Lestari. Untuk menuju ke Tirtamas-nya bisa disambung dengan menyewa ojek atau dengan berjalan kaki.  Dengan membayar Rp. 6000 anda akan diantar sampai ke tempat tujuan.Untuk pengunjung yang dari arah Kalimalang (sekitaran Universitas Gunadarma) dan ingin mengunjungi TirtamasGalaxy, bisa menggunakan angkutan transportasi angkot bertuliskan “05” dimana hanya dapat mengantar anda sampai di Patung Kuda Dua Galaxy City. Kemudian anda bisa menyewa ojek atau berjalan kaki untuk sampai ke Tirtamas sport club.

Halaman parkir Tirtamas Galaxy pun cukup luas dan tentunya aman karena ada dua petugas satpam dan dua petugas parkir yang berjaga. Setiap motor atau mobil yang keluar harus menunjukkan tiket dan STNK.Biaya tiket parkir untuk pengunjung yang membawa motor cukup membayar Rp. 2500 sekali masuk, sedangkan untuk pengendara mobil dikenakan Rp. 3500 per sekali masuk. Jika anda tertarik untuk mencoba berbagai fasilitas yang ada di Tirtamas Galaxi sport club, anda bisa langsung datang ke  lokasi yang beralamatkan di Jl Boulevard Bl D-1 Jaka Setia, Bekasi Selatan 17147 atau dengan menghubungi di nomer (021) 82415372. Tirtamas sport club buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai jam 8 malam. Jika anda berkunjung  di hari Senin sampai Jum’at anda harus membayar Rp. 18000, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu atau hari libur dikenakan biaya sebesar Rp. 23500.

Untitled

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.